Datang ke Solo Nozomi Menggebrak, Bantu Desain Gerobak Bermotor Tukang Tambal Ban

Datang ke Solo Nozomi Menggebrak, Bantu Desain Gerobak Bermotor Tukang Tambal Ban

PULUHAN Pedagang Kaki Lima (PKL) jasa tukang tambal ban di pinggir jalan akan dibantu oleh pemerintah kota (Pemkot) Solo dengan pengadaan  gerobak bermotor roda tiga.

Dengan gerobak bermotor yang bisa bergerak (mobiling) baik di jantung kota maupun masuk ke gang-gang kampung  yang kini , proses modifikasi gerobak bermotornya  tengah digarap oleh PT Livian Makmur Sejahtera (LMS) sebagai dealer aneka transportasi roda tiga di Solo Raya, diharapkan warga pemilik sepeda motor maupun mobil yang bannya kempes di tengah jalan tidak lagi kebingungan mencari tukang tambal ban.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo didampingi Pimpinan PT LMS , David Budiman serta Direktur PT Nozomi Otomotif Indonesia (NOI)  Cindy Leo, di sela-sela pembukaan dealer Nozomi di Jalan Ir Sutami nomor 67, Solo, Sabtu (28/7/2018)  mengatakan jasa tambal ban yang beroperasi sebagai pedagang kaki lima (PKL) di Solo memang menjadi dilema bagi pemerintah kota (Pemkot) Solo khususnya.
“Banyak warga kota Solo pemilik kendaraan yang tiba-tiba bannya kempes membutuhkan jasa mereka, namun kebanyakan PKL tamban ban beroperasi di jantung kota yang minim tempat parkir serta mereka secara serampangan  tidak menata gerobag dagangannya sehingga terkesan kumuh. Pun mereka secara ilegal menempati lokasi terlarang seperti trotoar yang digunakan pejalan kaki, bahkan ada yang praktik di jalur lambat,”ujar Walikota Solo yang akhirnya menemukan solusi ketika bertemu dengan produsen motor roda tiga Nozomi.

Akhirnya disepakati antara pemerintah kota Solo dengan PT LMS untuk dapat membuat gerobak bermotor roda tiga yang dimodifikasi menjadi gerobag mobiling untuk difungsikan sebagai tambal ban kelilingan. “Sementara itu pimpinan PT LMS, David Budiman mengatakan pihaknya menjadi dealer pertama Nozomi  untuk wilayah Solo Raya. “PT LMS merupakan perwakilan dealer resmi di bawah bendera PT Nozomi Otomotif Indonesia (NOI).

Nozomi menyediakan aneka transportasi motor roda tiga untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang mencari alternatif transportasi yang efisien , efektif dan tepat guna,”ujarnya.

Menurut David, target pemasaran Nozomi tidak hanya konsumen besar tapi juga kalangan ritel yang memerlukan transportasi seperti usaha kecil menengah (UKM) yang bergerak di sektor kuliner, perdagangan umum serta jasa. “Seperti di Solo untuk pilot proyek bekerja sama dengan pemkot Solo, Nozomi mendesain gerobak tepat guna yang praktis digunakan jasa tambal ban. Di dalam ada rak untuk menyimpan peralatan tambal ban seperti kompresor, beragam kunci-kunci, maupun peralatan tambal ban lainnya,”ujar David.

Dipaparkan oleh David, Nozomi memiliki keunggulan daya saing dibanding kompetitor lainnya yakni masalah penjualan, perawatan, dan suku cadang tersedia lengkap. “Bahkan bagi pemilik Nozomi yang rumahnya misal di Sragen, bila ingin diservis, maka unit servis Nozomi langsung bergerak jemput bola untuk mendatangi dan menservis kendaraannya ,”paparnya.

Di Solo, awalnya brand motor roda tiga Nozomi yang hadir adalah tipe Srikandi dan Azabu. Menurut Direktur PT Nozomi Otomotif Indonesia (NOI)  Cindy Leo, baik Srikandi maupun Azabu memiliki keunggulan produk khas Nozomi yakni dilengkapi dengan pendingin mesin (water cooler) dengan tangki sistem radiator.

Karena itu, suhu mesin tetap stabil meski untuk perjalanan jauh dengan beban maksimal. Keunggulan lainnya lampu depan kristal menghasilkan cahaya lebih  terang. Selain itu push rod dari bahan  titanium sehingga tidak mudah patah. “Menggunakan dragon frame dengan ukuran  40 X 80 mm yang senyawa  dan kokoh  sehingga  memberi kenyamanan pengendara,”tutur Cindy Leo.(Hwa)

Source http://krjogja.com/web/news/read/73163/Datang_ke_Solo_Nozomi_Menggebrak_Bantu_Desain_Gerobak_Bermotor_Tukang_Tambal_Ban